google-site-verification: google8e763d320194407a.html google-site-verification: google8e763d320194407a.html Batu Gilang Kotagede - JEJAK KAKI Skip to main content

Batu Gilang Kotagede




batu gilang
Batu Gilang Kotagede
batu gilangDi Jogjakarta banyak tempat-tempat bersejarah. Salah satunya adalah situs Batu Gilang Kotagede Yogyakarta. Batu Gilang itu sendiri adalah singgasana raja mataram panembahan senopati ing ngalonggo.  Di tempat ini ada Batu Gilang , Batu Gentong , dan Batu Gateng peninggalan kraton matarah tahun 1509. Batu Gilang adalah singgahsana panembahan senopati untuk istirahat. Batu Gentong adalah tempat air wudhu yang biasa dipakai oleh KI Juru mertani, dan KI Ageng giring sebagai penasehat panembahan senopati. Batu Gateng adalah batu yang dipakai radeng ronggo untuk bermain batu.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Mudah Membuat Tabel di HTML

  hay sob  Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara membuat tabel di HTML. Fungsi tabel dalam penjelasan kali ini adalah digunakan untuk menyajikan data dalam betuk baris dan kolom.

Pasar Kotagede yogyakarta

Kendati bernama Pasar Kotagede , masyarakat setempat lebih mengenal pasar ini dengan sebutan Pasar Legi . Sebab setiap Legi, salah satu hari dalam penanggalan Jawa , pasar ini selalu lebih ramai daripada hari-hari biasa. Bisa dibilang, pada hari pasaran ini para penjual dan pembeli berkumpul menjadi satu untuk melakukan transaksi jual beli . Bahkan saking sesaknya lokasi pasar pada hari tersebut, para pedagang menggelar barang dagangannya di jalan. Begitupun dengan para pembeli, bukan hanya yang datang untuk sekadar melihat-lihat melainkan juga yang memang membutuhkan suatu barang yang dicari atau dibutuhkan

Candi Sambisari (Temple Sambisari)

Candi Sambisari adalah candi Hindu ( Siwa ) terletak sekitar 12 km sebelah timur dari kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau kira-kira 4 km sebelum kompleks candi Prambanan . Candi ini dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Rakai Garung pada saat Kerajaan Mataram Kuno . Candi ini ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang petani di desa Sambisari dan dipulihkan pada tahun 1986 oleh Dinas Purbakala .